Langsung ke konten utama

Kalam dan Pembagian Kalam

Assalamu'alaikum.....
Apa kabar semuanya ???? Semoga tambah kece ya hehe. Kita akan membahas tentang kalimah dalam bahasa Arab. Apa sih Kalam itu?, dan apa saja pembagiannya? hmmm dari pada kelamaan mikiryuk kita baca aja ulasannya. so Checkt it out .....


Sebelum ke kitab durusullughoh ada baiknya sebagai pembuka catatan ini saya sugukan tentang definisi kalimah.
Al-Kalimah adalah lafadz yang mempunyai arti, baik tersusun dari satu huruf dua huruf, atau lebih. 
Dalam bahasa Indonesia kalimah disebut "kata", dan pembagian kata dalam bahasa arab hanya ada 3 jenis yakni, pertama: Isim, kedua: Fi'il dan ketiga: Huruf.
Contoh Kata:


كتب    (kataba = menulis)
إلى      (ila = ke)
بِ       (bi = dengan)
بيت     (bait =rumah)
مدرسة (sekolah)

Kita uraikan satu-satu apa itu isim, fi'il dan huruf....

Pertama, Isim.
Isim secara bahasa memiliki arti “yang dinamakan” atau “nama” atau “kata benda”. 
Sedangkan menurut ulama nahwu, isim adalah kata yang menunjukkan suatu makna yang ada pada zatnya akan tetapi tidak berkaitan dengan waktu. maksud tidak disertai waktu adalah tidak menunjukkan waktu baik waktu lampau, sekarang atau akan datang seperti halnya fi'il (kata kerja).

atau dengan pengertian yang lebih mudah adalah lafadz yang menunjukkan orang, hewan, tumbuhan, benda, tempat, waktu, atau sifat.


Berikut ini contohnya kita ambilkan dari buku durusul lughoh: 

هذا      (Hadza = ini )
بَيْتٌ     (Baitun = rumah) 
مَكْتبٌ   (Maktabun = meja)
سَرِيْرٌ   (sariirun = ranjang)
كُرْسِيٌ  (kursiyun = Kursi)


Kedua, FI'IL (Kata kerja)
 Fi'il merupakan kalimat yang menunjukkan suatu arti dan disertai dengan waktu.
Fi'il dalam bahasa Indonesia disebut Kata Kerja dan Fi'il pasti menunjukkan waktu terjadinya suatu perbuatan baik masa lampau, sekarang atau akan datang.
Contohmya pada pelajaran ke 4 di buku durusul lughoh: 
خرج المدرس من الفصل وذهب إلى المدير
خَـرَجَ (khoroja = telah keluar)
ذَهَبَ (dzahaba = telah pergi )

Ketiga, Huruf
Huruf adalah Kata yang tidak mempunyai makna yang sempurna kecuali setelah bersambung dengan kata yang lain.

Ketika kita belajar nahwu, dan menemukan istilah "
huruf", maka yang dimaksud dengan huruf tersebut adalah huruf yang memiliki makna (ma'ani),bukan huruf hijaiyyah. Jangan sampai salah paham.

contohnya pada pelajaran ke 4 di buku durusul lughoh


في   (Fi = di) ----> هُوَ في الغُرْفَة 

على ('Ala = diatas)----> هُوَ عَلَى المكتبِ

مِنْ    (Min = dari)---->مِنَ البيتِ

Nah, Semoga teman-teman santri semakin paham ya, semangat



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Fi'liyah

Assalamu'alaikum.... Hellowwwww.gmana kabarnya semua? Mudah-mudahan makin keceya, Semoga juga kita bersyukur atas nikmat yang kita terima dan rasakan dari Allah SWT. Kita manfaatkan ni'mat mata hati dan pikiran kita untuk memahami tentang Jumlah Fi'liyah. Apasih Jumlah Fi'liyah? Penasaran yuk lanjut bacanya...

Domir

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kembali lagi di gelombang yang sama, Bersama aa ust, (hehe) Nah kita sekarang akan membahas tentang Domir atau Kata Ganti dalam bahasa Arab. Adakah perbedaan dengan Kata Ganti dalam bahasa Indonesia? Penasaran? Yuk lanjutin bacanya sampai tuntas.TKP ....