Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarokatuh
(Yang Jawab mudah-mudahan Allah beri anugrah dan keselamatan hehe)
Nah alhamdulillah ada kesempatan buat posting untuk anak-anak santri DM yang pada ganteng-ganteng dan caem-caem. Kita akan membahas Ciri Fiil sebagaimana kita sudah belajar di kelas. Check it out ;)
Ciri-ciri atau tanda-tanda Fi'il sebagai berikut:
(Yang Jawab mudah-mudahan Allah beri anugrah dan keselamatan hehe)
Nah alhamdulillah ada kesempatan buat posting untuk anak-anak santri DM yang pada ganteng-ganteng dan caem-caem. Kita akan membahas Ciri Fiil sebagaimana kita sudah belajar di kelas. Check it out ;)
Ciri-ciri atau tanda-tanda Fi'il sebagai berikut:
الْفِعْلُ يُعْرَفُ بِقَدْ,
وَالسِّينِ وَسَوْفَ وَتَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَةِ
“Kalimat
fi’il diketahui dengan adanya : qad (قَدْ), huruf sin (س),
saufa (سَوْفَ) dan
ta’ ta’nist yang di-sukun..”
Penjelasan :
Kalimat fi’il seperti yang telah disebutkan sebelumnya adalah kata
kerja, dia memiliki tanda yaitu dapat ditambahkan/ dimasukkan kepadanya
empat kata; huruf ini : qad, sin (dibaca sa), saufa dan ta’ ta’nist yang
di-sukun.
1. Huruf qad (قَدْ), padanya
terdapat perincian. Bila masuk kepada fi’il madhiy maka bisa berfaidah
tahqiq (تحقيق) =
sungguh-sungguh dan bisa juga berfaidah taqrib (تقريب) =
dekat.
Contoh : قد طلعت الشمسِ (qad thala’at asy syamsu) = “Matahari
benar-benar telah terbit”.
قد قامت الصلاة (qad qaamat ash
shalaatu) = “Shalat hampir ditegakkan”
Apabila huruf qad masuk kepada fi’il mudhari’ maka memiliki faidah
taqlil (تقليل) =
sedikit/ jarang dan taktsir (تكثير) = banyak/ sering.
Contoh : قد يجود البخيل (qad yajuudu al bakhilu) = “orang yang
pelit terkadang dermawan”
قد يبخل البخيل (qad yabkhalu al
bakhilu) = “orang yang pelit sering berbuat bakhil”
2. Huruf sin (سَ) =
“akan”, memberikan faidah istiqbal qarib(إستقبال قريب) = “waktu yang akan
datang yang dekat/ sebentar lagi”
Contoh : سيقول السفهاء (sayaquulu as sufahaa’u) =
“orang-orang bodoh akan berkata”
3. Saufa (سَوْفَ) =
“akan”, memberikan faidah istiqbal ba’id(إستقبال بعيد) = “waktu yang akan
datang yang masih lama”
Contoh : سوف تعلمون (saufa ta’lamun) =
“kalian akan mengetahui”
4. Ta’ ta’nits yang di-sukun/ mati
Ta’ ta’nits yaitu huruf ta’ (ت) yang dipakai untuk
menandai bahwa pelaku fi’il nya adalah muannats/ perempuan.
Contoh : علمتْ زينب (‘alimat
Zainabu) = “Zainab telah mengerti”
Tambahan
5. Jika suatu kata diawali oleh huruf ا ن ي ت (baca dari kanan ke kiri jadinya "Anita") maka termasuk ke dalam Fi'il.
5. Jika suatu kata diawali oleh huruf ا ن ي ت (baca dari kanan ke kiri jadinya "Anita") maka termasuk ke dalam Fi'il.
Contoh :
يُرْسَلُ
عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِنْ نَارٍ (diutus kepada keduanya panas dari neraka)
أَكْتُبُ عَليَ
الْمَكْتَبِ (aku menulis di atas meja)
نَضْرِبُ كَلْبًا (kami
memukul anjing)
Jikalau ada pertanyaan sebaiknya jangan dipendem, mending tanyain, ya mudah-mudahan pada paham iye nggak.
Sekian dulu
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Komentar
Posting Komentar